

Sanggar Seni Manik Uttara berdiri pada tanggal 20 Juli 2015 atas dasar keinginan untuk melestarikan seni budaya Bali, khususnya di Kabupaten Buleleng dalam bidang seni tari dan seni tabuh. Sanggar ini pertama kali berdiri dengan berfokus pada gamelan semarpegulingan, mengingat pada saat itu instrumen tersebut belum banyak dikembangkan di Buleleng. Oleh sebab itu, gabungan pelaku seni berinisiatif untuk melestarikan dan memperkenalkan gamelan semarpegulingan lewat wadah Sanggar Manik Uttara.
Kini, sanggar kami telah memiliki seperangkat gamelan gong kebyar (satu barung), balaganjur, serta struktur organisasi keanggotaan yang tetap. Kami secara rutin membina penabuh anak-anak, wanita, dan dewasa, serta penari putra dan putri guna mencetak generasi seniman baru di Buleleng.
Perkembangan sanggar terus meningkat dengan tersedianya sarana aula latihan yang mampu menampung kapasitas massal. Mayoritas anggota aktif merupakan anak-anak dari wilayah satu kecamatan. Bersandar pada prinsip "Ngayah sambil melajah", Sanggar Seni Manik Uttara terus berkarya menciptakan garapan-garapan inovatif yang tetap mengakar pada kearifan lokal Buleleng.
Pembukaan Buleleng Festival tahun 2019 menampilkan Tari Uttara Giri masal yang merupakan karya anak sanggar dipentaskan pertama kali dalam penutupan Buleleng Festival Tahun 2015.
Duta Provinsi Bali dalam ajang Gelar Tari Remaja 2019 di Gedung Kesenian Jakarta dan mendapatkan penghargaan Penari Terpilih, dengan Garapan Tari Kreasi Purwa Caritaning Megoak-goakan.
Duta Gong Kebyar Dewasa Kabupaten Buleleng dalam Pesta Kesenian Bali Tahun 2018 di Panggung Terbuka Ardha Candra, Denpasar.
Pembukaan Buleleng Endek Carnival tahun 2017 membuat pragmentari Puputan Jagaraga. Pragmentari Gajah Mina (BBDF 2015) & Pragmentari Bedawang Nala (BBDF 2016).
Duta Pesta Kesenian Bali di Denpasar Tahun 2016: menampilkan dua garapan tari kontemporer berjudul “NI : PEREMPUAN DALAM DOA”.
Pembukaan HUT Kota Singaraja Tahun 2017: garapan tabuh Baleganjur Tari berjudul Taruna Goak.
Duta Pesta Kesenian Bali di Denpasar tahun 2019: pementasan janger klasik melelampahan “Patemon Tresna Jayaprana Layonsari”.
Duta Provinsi Bali dalam ajang Konser Karawitan Anak Indonesia tahun 2018 di Taman Ismail Marzuki Jakarta, meraih penghargaan Penyaji Terpilih.
Duta Provinsi Bali dalam ajang Konser Karawitan Anak Indonesia tahun 2019 di Gedung Kesenian Jakarta, meraih penghargaan Penata Artistik Terpilih.
Pembukaan Secret Festival 2019: garapan pragmentari kolosal “Panji Sakti Angripta Megoak-goakan” melibatkan 200 orang dipentaskan di Lapangan Bhuana Patra Singaraja.
10 Besar Nasional dalam Festival Musik Tradisi Indonesia Tahun 2020 oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan karya “Nangluk Sasab”.
Pementasan virtual oleh Dinas Provinsi Bali Tahun 2020 menampilkan Tari Penyambutan “Swastyayana Uttara”.
Mendapat Piagam Patakam Patram Budaya Tahun 2019 oleh Gubernur Bali.
Penyaji seni pertunjukan virtual UPTD. Taman Budaya Provinsi Bali Tahun 2020.
Mendapat Piagam Parama Patram Budaya Tahun 2021 oleh Gubernur Bali.
Pengisi acara pergelaran seni virtual UPTD. Taman Budaya Provinsi Bali Tahun 2021.
Membuat garapan Tari Maskot Sanggar Seni Manik Uttara “Wisnubhawa Wija”.
Duta Pawai (Peed Aya) Kabupaten Buleleng di Pembukaan Pesta Kesenian Bali Tahun 2022.
Duta Gong Kebyar Anak-anak Kabupaten Buleleng di ajang Pesta Kesenian Bali Tahun 2023 di Ardha Candra, Denpasar.
Duta Pawai (Peed Aya) Kabupaten Buleleng di Pembukaan Pesta Kesenian Bali Tahun 2023.
Penutupan Lovina Festival tahun 2024: karya Tari Legong Kreasi “Murti Utamangga” secara massal (20 penari).
Gong Kebyar Wanita “Madhurya Utari” Manik Uttara sebagai Duta Kabupaten Buleleng dalam Pesta Kesenian Bali XLVII Tahun 2025.
Duta Provinsi Bali (pendamping) Gong Kebyar Anak-anak Manik Uttara dalam Pesta Kesenian Bali XLVII Tahun 2025.